Widget HTML #1

Buku SMK: Teknik Telekomunikasi

Buku-SMK:-Teknik-Telekomunikasi

Buku dalam soft copy ”Teknik Telekomunikasi” ini sangat berarti bagi para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terutama siswa/i yang mempelajari dan konsen/minat pada bidang elektronika komunikasi atau bidang keminatan yang lain yang sejenisnya. 

Selain itu juga, dengan ditulisnya buku ini (dalam bentuk soft copy), akan menambah perbendaharaan pustaka yang dapat dijadikan pegangan atau acuan serta pedoman bagi para tenaga pendidik/ guru.

Kita semua telah menyadari bahwa ketersediaan buku yang memadai bagi para siswa/i dan tenaga pendidik/ guru pada saat ini memang dirasakan masih sangat kurang. Sejalan dengan kemajuan jaman dan teknologi yang ada, maka sudah sepantasnya perlu ada upaya untuk mencerdaskan para siswa/i dengan kampanye penulisan buku dalam bentuk soft copy ini. 

Buku yang ditulis ini diharapkan dapat menjembatani kebutuhan para siswa/i dan tenaga pendidik/ guru terhadap materi-materi pelajaran yang akan diajarkan di sekolah. Dengan demikian, keluhan sulitnya mencari buku bermutu yang ditulis dalam bahasa Indonesia sudah tidak akan didengar lagi. 

Sebagaimana yang ditulis dalam pengantar Buku Standar Kompetensi Nasional Bidang Telekomunikasi bahwa demikian luasnya bidang telekomunikasi, prioritas utama dalam penyusunan standar kompetensi ditujukan untuk bidang-bidang pekerjaan yang berhubungan dengan penyelenggaraan jaringan telekomunikasi. 

Namun buku pegangan ”Teknik Telekomunikasi” ini akan memuat pengetahuan mendasar tentang telekomunikasi hingga jaringan komunikasi data. Selanjutnya bagi yang berkepentingan dengan buku ini dapat mengimplementasikannya dalam
pemberdayaan proses belajar mengajar yang berlangsung di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). 

Pengertian Komunikasi

Komunikasi adalah proses pertukaran informasi antar individu melalui sistem simbol bersama. Telekomunikasi berarti proses komunikasi yang dilakukan melalui
jarak jauh (tele=jarak jauh). 

Dalam kaitannya dengan komunikasi elektronika, telekomunikasi mengandung pengertian ilmu, teknologi dan cara-cara atau prosedur pemindahan atau penyebaran informasi berupa sinyal listrik melalui suatu media transmisi dalam jarak jauh. 

Informasi yang dapat dipertukarkan banyak variasinya, contohnya adalah data, suara, grafik, sinyal video dan atau audio. Media transmisipun juga banyak jenisnya, yang sering dipakai di antaranya kabel koaksial, serat optik, frekuensi radio, inframerah dan sebagainya. 

Saat ini proses telekomunikasi tersebut hampir selalu melibatkan pemancaran gelombang elektromagnetik melaui sebuah pesawat pemancar. Hal yang demikian tidak pernah kita jumpai pada masa lampau, di mana orang berkomunikasi mengggunakan sinyal asap, kentongan atau bendera semafor. 

Jaman modern seperti sekarang ini, telekomunikasi sudah sangat luas dengan penggunaan berbagai macam piranti untuk membantu proses komunikasi. Contohnya yang sudah sangat akarab dengan kita adalah televisi, radio, telepon. 

Di samping itu dapat dijumpai pula penggunaan jaringan yang menghubungkan piranti-piranti komunikasi, seperti jaringan komputer, jaringan telepon umum, jaringan radio, dan jaringan televisi. 

Komunikasi dengan komputer lebih banyak pula penggunaannya melalui internet, misalnya dengan internet untuk berkirim surat (e-mail=elektronic mail) dan pesan-pesan serba cepat. Sistem itu adalah sebagian contoh dari telekomunikasi.

Pentingnya Sistem Telekomunikasi

Perkembangan pasar telekomunikasi dewasa ini pada tahun 1990-an dapat diperkirakan mencapai 500 milyard dolar Amerika. Pertumbuhan ini akan naik terus hingga mencapai satu trilyun dolar Amerika pada tahun 2000-an. 

Kecenderungan ini adalah adanya kenaikkan kebutuhan para pengguna dan industrialisasi. Negara-negara berkembang seperti Indonesia, menjadi sangat po-
tensial bagi pertumbuhan pasar peralatan telekomunikasi itu.

Sudah dapat kita duga bahwa ada hubungan yang sangat dekat antara pendapatan nasional bruto (PDB) suatu negara dengan kepadatan penduduk yang
menggunakan telepon.  

Kita akan sepakat mengatakan bahwa telepon sebagai sarana komunikasi atau telekomunikasi merupakan pengikat (katalis) dalam rangka upaya untuk pertumbuhan ekonomi. Namun demikian kita tidak boleh menyimpulkan bahwa semakin tinggi pertumbuhan ekonomi suatu negara akan menyebabkan tingginya kepadatan pengguna telepon.

Jumlah sambungan telepon tiap 100 penduduk telah banyak digunakan dalam survai statistik untuk menunjukkan pertanda berkembangnya suatu negara. Banyak negara berkembang sebagaian besar masyarakatnya 70-90% hidup di daerah pelosok pedesaan. 

Untuk mencapai tujuan layanan telepon pada setiap orang di dunia, termasuk di Indonesia, menjelang tahun 2000 telah diusulkan bahwa setiap orang pada suatu masyarakat yang berjarak 5 (lima) kilometer, sambungan telepon harus sudah menjangkaunya. 

Perlu kita ketahui bahwa untuk menyediakan sambungan telekomunikasi pada daerah yang kepadatan penduduknya rendah adalah sangat mahal. Di samping itu tingkat kembalinya modal yang telah dikeluarkan menjadi sangat sedikit. Penyediaan jaringan telekomunikasi pada daerah pedesaan memerlukaan penyediaan dana yang cukup besar, karena perlu ada perencanaan yang baik.

Standarisasi Sistem Telekomunikasi

Standarisasi sistem telekomunikasi dilakukan oleh lembaga yang secara khusus menangani masalah-masalah yang terkait dengan telekomunikasi. Pada dasarnya adanya standar tersebut adalah untuk mengatur sistem telekomunikasi baik yang menyangkut penggunaan frekuensi, alokasi (pengaturan tempat), kanal dan sebagainya. Pengaturan itu dimuat dalam bentuk perundang-undangan. 

Contohnya kalau di Indonesia adalah Undang-undang Telekomunikasi nomor 36 tahun 1999 yang telah disahkan oleh pemerintah Indonesia pada tanggal 8 September 1999.

Dalam undang-undang tersebut yang diatur di antaranya adalah tentang penyelenggaraan telekomunikasi, perizinan, perangkat telekomunikasi, spektrum frekuensi radio dan orbit satelit serta pengamanan telekomunikasi dan sebagainya. 

Lebih lanjut yang mengatur pertelekomunikasian di Indonesia dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi.

Untuk lebih lengkap tentang Teknik Telekomunikasi, silahkan dilihat pada file soft copy di bawah ini:

Teknik Telekomunikasi Jilid 1

 

Teknik Telekomunikasi Jilid 2

 

Teknik Telekomunikasi Jilid 3 

 

Selamat belajar dan semoga dapat memanfaatkan buku tersebut di atas (dalam bentuk soft copy) dengan sebaik-baiknya.

Terima Kasih.

Post a Comment for "Buku SMK: Teknik Telekomunikasi"